Menyusun Jadwal Membaca Bersama

463,280_20160229180226

:: Agus M. Irkham

Orang tua mempunyai tanggung jawab menanamkan pada anak jiwa mencintai ilmu pengetahuan. Ini dapat dimulai dengan memperkenalkan kebiasaan membaca buku. Mengapa membaca?

Karena anak-anak yang gemar membaca sajalah yang dapat mempunyai keterampilan berbahasa yang baik. Mereka akan bicara, menulis dan memahami gagasan dam pelajaran rumit secara lebih mudah, yang membuat belajar dalam segala hal lebih mudah. Membaca dapat membantu anak-anak untuk memiliki dan mengembangkan rasa saling menyayangi.

Salah satu cara menumbuhkan minat membaca dan belajar pada anak-anak adalah dengan menyusun jadwal membaca bersama, mendiskusikan buku-buku apa saja yang harus dibaca ayah, dipelajari ibu, dan dimengerti anak; termasuk menentukan jadwal wisata buku, ke perpustakaan bersama, atau ke toko buku.

Atau mendiskusikan isi suatu buku—sudah ditentukan sebelumnya—yang dilakukan setelah usai makan malam. Sambil menanyakan seberapa majukah bacaan buku masing-masing.

Menyusun jadwal membaca dalam konteks penumbuhan minat baca pada anak-anak terdapat tiga hal pokok yang harus dilakukan yaitu: pertama, menyediakan bahan bacaan di rumah; kedua, proses belajar mencintai buku; dan ketiga, saling berbagi pengalaman membaca.

Guna mendukung peningkatan minat baca, orang tua sebaiknya menyediakan bahan bacaan yang cukup. Tidak hanya sebatas pada jumlah, tapi ketercukupan pada ruang lingkup kebutuhan tema yang diinginkan. Carilah buku-buku yang terkait dengan bermacam pekerjaan, berlangganan majalah anak-anak, dan buku-buku penuh kisah pengalaman dalam bahasa keluarga.

Simpan dan rawatlah berbagai bahan bacaan: koran, majalah, tabloid, buku, jurnal, buku-buku dalam bentuk kaset, dan media teks lainnya di rumah Anda. Buat saja semacam perpustakaan kecil keluarga sebagai tempat membaca sekaligus berdiskusi bersama. Sediakan buku-buku dan majalah di kamar Anda dan anak Anda.

Selama ini, di dalam masyarakat kita, berlaku kebiasaan atau budaya setiap individu mempunyai hari-hari khusus, yang biasanya disertai dengan memberikan hadiah kepada orang lain. Seperti hari kelahiran, ulang tahun pernikahan, hari ulang tahun pernikahan, anak-anak naik kelas, dapat nilai bagus, dan lain-lain. Cobalah Anda tawarkan buku bacaan sebagai hadiah. Kalau sebelumnya kita mendengar katakan dengan bunga, maka kini mulailah untuk katakan dengan buku.

Selain itu, seyogianya kunjungan ke perpustakaan dapat dijadikan acara rutin keluarga. Perkenalkan anak pada buku-buku berseri, tontonlah acara televisi atau film yang masih ada hubungannya dengan cerita dalam buku bacaan.

Biarkan anak Anda memperhatikan selagi Anda membaca buku. Kalau perlu keraskan suara Anda. Tingkahi pula dengan ekspresi senyum, dan tawa sehingga anak Anda akan penasaran. Rasa penasaran itu akan mendorongnya bertanya tentang isi buku yang Anda baca. Nah, jika buah hati Anda sudah bisa membaca, Anda bisa memberikan buku tersebut agar ia bisa membacanya sendiri. Jika belum bisa membaca, Anda bisa membacakannya dengan gaya atraktif.

image : laman sahabat keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>