Sembilan Cara Agar Anak Gemar Membaca

gaya_tempo_co

:: Agus M. Irkham

Kegiatan membaca memiliki peran penting pada pertumbuhan intelektualitas dan psikologis anak-anak. Siswa yang prestasi akademiknya bagus, biasa adalah siswa yang gemar membaca. Siswa yang memiliki keterampilan berbahasa yang baik, lisan dan tulisan, adalah siswa yang akrab dengan bacaan. Oleh karena itu sangat penting bagi kita, para orang tua untuk memberikan rangsangan dan fasilitasi kepada anak-anak, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang mencintai aktivitas membaca. Membiasakan mereka membaca sebagai kunci menguak kecintaan akan ilmu pengetahuan, seni, nilai-nilai luhur, kebudayaan bangsa.

Lantas, bagaimana caranya?

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat diterapkan agar anak-anak memiliki kegemaran membaca. Pertama, mulailah dengan memberi contoh dengan membaca sendiri dan menyediakan bahan bacaan di rumah kita sendiri. Dari mana bukunya? Anda bisa membelinya atau bisa juga meminjam di perpustakaan atau taman bacaan masyarakat.

Kedua, sediakan buku yang sesuai dengan perkembangan usia anak tidak hanya untuk dibacakan tetapi juga dipergunakan untuk bermain. Usia balita biasanya membutuhkan buku-buku yang merangsang penggunaan semua indera di tubuhnya Misalnya buku yang bisa dibawa bermain di air (buku yang terbuat dari kain) dan buku sentuh dan raba (buku tiga dimensi).

Ketiga, dekatkan buku dengan anak. Letakkan di sekitar tempat mereka beraktivitas dan istirahat. Buku dalam jarak jangkauan menyebabkan anak tertarik untuk membuka dan menelusuri isi maupun bentuknya

Keempat, biasakan untuk membacakan cerita secara rutin untuk anak-anak meskipun mereka sudah bisa membaca sendiri. Kegiatan ini akan mendekatkan orang tua dengan anak serta merupakan waktu santai dimana anak dan orang tua saling bertukar pertanyaan mengenai kegiatan sehari-hari

Kelima, meminta anak-anak untuk memilih buku atau cerita yang hendak dibaca atau dibacakan. Biasanya anak-anak mempunyai cerita favorit yang tidak bosan dibaca berulang kali
Keenam, mendorong anak-anak untuk membacakan cerita kepada orang tua atau teman karena ini akan mendorong peningkatkan kepercayaan diri anak.

Ketujuh, menjadikan kegiatan membaca atau aktivitas mendapatkan informasi/bahan bacaan sebagai sebuah petualangan keluarga. Kegiatan ini akan mendorong perkembangan kreativitas anak dan orang tua serta secara tak sadar akan mengasosiasikan kegiatan membaca menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan
Kedelepan, mengajak anak-anak untuk bersama-sama mencari informasi mengenai hal-hal yang tidak diketahui melalui buku atau bahan bacaan lain. Kebiasaan ini akan mendorong anak dan orang tua untuk tidak mengira-ngira jawaban serta mengembangkan kemampuan analisa atas informasi-informasi yang tersedia
Terakhir, ajaklah anak membuat sendiri bahan bacaannya sesuai dengan tingkat umur dan kreativitasnya serta memberikan hadiah/insentif berupa buku atau bahan bacaan lainnya. Misalnya saat mereka ulang tahun, atau ketika naik kelas.⦁

image: gaya.tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>