About Agus M Irkham

seorang hamba yang amalnya masih tertawan di langit dunia. sedang dosa dan khilafnya terus saja menyesakki semesta.

Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan Forum TBM

POS

:: Agus M. Irkham

Data yang pernah dikemukakan oleh Perpustakaan Nasional berdasarkan permintaan ISBN, ada 30ribu judul buku baru pertahun. Tentu angka sebenarnya lebih besar lagi. Jika setiap judul dicetak 3ribu eksemplar maka ada 90 juta eksemplar buku yang beredar. Setiap menerbitkan buku, biasanya penerbit menambah 10 persen dari cetakan pertamanya untuk promosi dan donasi. Jadi per tahun minimal ada 9 juta eksemplar. Dari jumlah tersebut, taruhlah 3 persen saja yang digunakan untuk donasi maka, per tahun ada 270 ribu eksemplar. Atau perbulan ada sekitar 22.500 eksemplar buku yang dicadangkan untuk kebutuhan donasi.

Continue reading

Politik Perbukuan Kita

pameran

:: Agus M. Irkham

Awal Mei 2017 lalu, Presiden Joko Widodo mengundang puluhan pegiat budaya baca makan siang bersama di Istana Negara. Pertemuan tersebut sebagai bentuk dukungan simbolis pemerintah atas upaya yang dilakukan oleh para pegiat literasi secara individual maupun komunal guna mengatasi sulitnya masyarakat mengakses buku bacaan. Buah dari pertemuan itu, Presiden mengintruksikan PT. Pos Indonesia, menggratiskan biaya kirim buku ke perpustakaan dan taman bacaan di seluruh Indonesia tiap tanggal 17 pada setiap bulannya.

Continue reading

Lima Cara Mengakrabkan Buku pada Anak

Mother and Daughter Reading Together --- Image by © Royalty-Free/Corbis

Mother and Daughter Reading Together — Image by © Royalty-Free/Corbis

:: Agus M. Irkham

Meskipun belum belajar membaca dan menulis, anak-anak seyogianya sudah diperkenalkan dengan bacaan, terutama buku sedari usia balita. Agar ketika mereka telah memasuki usia Sekolah Dasar, saat mulai belajar mengenal huruf dan angka, sudah akrab dengan buku sebagai tempat huruf dan angka berhimpun. Fokus mengenalkan buku pada anak-anak usia PAUD adalah menyapakan buku dari sisi fisik dan isinya melalui pembacaan yang dilakukan guru dan orangtua.

Continue reading

Teknik Membaca Lantang untuk Anak PAUD

B_20161215093238

:: Agus M. Irkham

Membaca lantang atau Read Aload merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan pengalaman pra membaca kepada anak-anak PAUD. Hanya saja, upaya tersebut kurang tepat sasaran jika dilakukan tidak sesuai dengan aturan atau tata cara melakukan membaca lantang. Berikut ini adalah urutan teknik Read Aload yang dapat diikuti oleh para guru di PAUD maupun orangtua.

Continue reading

Tujuh Manfaat Read Aload untuk Anak

463,280_Ilustrasi ibu membacakan buku untuk anak.ft.net

:: Agus M. Irkham

Membaca lantang (read aloud) adalah metode memberikan pengalaman pra membaca kepada anak-anak. Jadi meskipun anak-anak belum saatnya belajar membaca dan menulis, sejak bayi mereka harus dikenalkan bahan bacaan khususnya dalam bentuk buku.

Jadi buku dikenalkan secara fisik sekaligus isinya dengan cara membacakannya. Hanya saja, caranya dengan membaca lantang, karena hal itu akan lebih menarik, layaknya sedang mendongeng.

Continue reading

Menyusun Jadwal Membaca Bersama

463,280_20160229180226

:: Agus M. Irkham

Orang tua mempunyai tanggung jawab menanamkan pada anak jiwa mencintai ilmu pengetahuan. Ini dapat dimulai dengan memperkenalkan kebiasaan membaca buku. Mengapa membaca?

Karena anak-anak yang gemar membaca sajalah yang dapat mempunyai keterampilan berbahasa yang baik. Mereka akan bicara, menulis dan memahami gagasan dam pelajaran rumit secara lebih mudah, yang membuat belajar dalam segala hal lebih mudah. Membaca dapat membantu anak-anak untuk memiliki dan mengembangkan rasa saling menyayangi.

Salah satu cara menumbuhkan minat membaca dan belajar pada anak-anak adalah dengan menyusun jadwal membaca bersama, mendiskusikan buku-buku apa saja yang harus dibaca ayah, dipelajari ibu, dan dimengerti anak; termasuk menentukan jadwal wisata buku, ke perpustakaan bersama, atau ke toko buku.

Continue reading

Manfaat Membaca Lantang (Read Aload)

intentional-read-aloud

:: Agus M. Irkham

Apakah Anda di rumah biasa membacakan buku ke anak-anak? Kalau iya, bagus sekali kebiasaan itu. Karena selain hal itu sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan komunikasi, juga bisa menjadi sarana mengenalkan buku pada anak-anak sejak usia dini.

Karena membacakan isi buku, tentu dengan suara lantang. Biasa disebut dengan istilah reading aloud atau membaca lantang. Lantang memiliki pengertian, selain volume suara harus keras, intonasi kata yang diucapkan pun tinggi namun tetap wajar dan terukur. Jadi tidak semata-mata membaca. Tapi membaca dengan penuh ekspresi.

Membaca lantang juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengenalkan pengalaman pra membaca pada anak-anak. Mereka dikenalkan dengan huruf, kata, kalimat, dan buku sejak usia dini.

Continue reading

Membuat Perpustakaan Rumah

perpustakaan dalam rumah ini bisa jadi inspirasi

perpustakaan dalam rumah ini bisa jadi inspirasi

:: Agus M. Irkham

Membaca itu penting sekali untuk perkembangan intelektual dan jiwa anak-anak. Besar kemungkinan semua orang tua setuju. Tapi apakah anggukan setuju tersebut selalu diikuti dengan kegemaran membaca? Belum tentu. Mengapa bisa begitu.

Banyak kemungkinan yang membuat kesadaran pentingnya membaca tidak diikuti dengan kegiatan membaca. Satu di antaranya adalah soal akses terhadap bacaan. Maka dari itu, jika ada seorang anak tidak gemar membaca, jangan langsung dikatakan bahwa ia malas. Tapi bisa jadi karena memang tidak ada bahan bacaan yang harus dibaca.

Selain akses, dalam konteks budaya baca di kalangan anak-anak tergantung pula pada faktor keteladanan. Hanya dari orang tua yang gemar membaca sajalah dapat dijumpai anak-anak yang suka membaca. Lantas bagaimana caranya menyediakan akses bacaan kepada anak-anak sekaligus memberi keteladanan kepada mereka? Salah satu caranya adalah dengan membuat perpustakaan rumah (home library).

Continue reading