Reuni

IMG_20180424_102920_990

:: Agus M. Irkham

Secara mudah, kata “reuni” bisa dimaknai pertemuan kembali atau kembali (re) menjadi satu (unity). Menjelang ramadhan seperti sekarang ini, biasanya beragam reuni teragendakan. Bisa reuni bersama kawan-kawan saat di SD, SMP, SMA atau pas kuliah. Masing-masing punya pertimbangan sendiri untuk datang atau tidak. Ada sebagian yang memutuskan diri untuk tidak hadir lantaran merasa hidupnya tidak sesukses teman-teman lainnya. Ada perasaan minder. Ada juga yang (mungkin) semangat sekali untuk hadir, karena reuni bisa menjadi panggung bagi kesukesesan hidupnya.

Continue reading

Cinta Pertama Tan Malaka

IMG_20180423_060518

:: Agus M. Irkham

Majalah Tempo edisi 11-17 Agustus 2008 memuat tulisan khusus tentang Tan Malaka dengan judul di kaver: BAPAK REPUBLIK YANG TERLUPAKAN. Ada banyak sudut pandang tema yang ditulis. Satu di antaranya tentang kehidupan asmara Tan. Perempuan di Hati Macan. Demikian judul artikel yang diberikan. Dikisahkan, Tan Malaka saat masih di sekolah raja (Kweekschool) Bukittinggi, jatuh cinta dengan Syarifah Nawawi. Teman satu sekolah Tan. Syarifah adalah anak dari Nawawi Soetan Makmoer, guru Bahasa Melayu di sekolah raja yang membantu Charles van Ophuijsen menyusun Kitab Logat Melajoe (dikenal sebagai tata Bahasa Ophuijsen) pada tahun 1901.

Continue reading

Habis Baca Terbitlah Gelap

gelap-cute1

: Agus M. Irkham

Ketika saya berada di toko buku, satu hal yang selalu muncul dalam benak saya adalah betapa (nikmat) ilmu Allah Swt itu sangat luas sekali. Sepenuh rak menuliskannya. Dan itu belum cukup. Saya menjadi teringat “tantangan” dari Allah Swt kepada hambanya, jika air laut digunakan sebagai tintanya, sampai laut itu mengering, tak cukup untuk menuliskan karuniaNya. Meskipun ditambah lagi satu samudera dengan air yang sama penuh.

Dengan demikian, buku, teks, sesungguhnya hanya bagian dari sedikit representasi sifat kekuasaan, karunia dan ilmu Allah. Oleh karena itu, seorang pembaca teks, mestinya dapat menemukan kesadaran yang bersifat ketuhanan atau transenden. Sejak awal telah menyadari bahwa puncak dari tujuan kegiatan membaca adalah meningkatnya rasa penghambaan terhadap Allah.

Continue reading

Literasi Baca di Era Kekinian

nc-logo-youtube-mobile

:: Agus M. Irkham

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan mengikuti acara Siberkreasi di Kemayoran, Jakarta. Acara yang digagas dalam rangka kampanye internet sehat dan bijak bermedia sosial ini banyak menampilkan menu kegiatan. Satu diantaranya berupa unjuk bincang atau talk show tentang pentingnya menyebarkan informasi dan pengetahuan yang berguna melalui YouTube.

Pemanfaatan YouTube ini dinilai cukup efektif mengingat budaya menonton yang telah menjadi kecenderungan umum masyarakat Indonesia. Respon penonton pun terukur. Mulai dari jumlah penonton (views), pengklik ikon jempol (liker), yang membagikan tautan (share), menulis komentar dan jumlah subscriber.

Continue reading

Benar dan Salah

right_wrong

:: Agus M. Irkham

“Kanda Kumbokarno, mengapa kanda bersedia memimpin pasukan Alengka, yang kanda tahu adalah para angkara murka? Padahal jelas, jika tentara yang kanda pimpin menang, pasti akan membawa bencana kemanusiaan. Segeralah kanda bergabung bersama kami, pejuang kemanusiaan,” ucap Wibisono kepada Kumbokarno kakaknya. Keduanya adalah adik Rahwana. Saat itu Alengka diserbu Rama—membebaskan Shinta dari sekapan Rahwana.

Continue reading

9 Nasihat Lukman Kepada Anak-Anaknya

anak_islam_1

:: Agus M. Irkham

Arti penting posisi keluarga terhadap pembentukan peradaban sudah disadari berabad-abad lampau. Keluarga tidak hanya menjadi faktor penentu kekuatan suatu bangsa, tapi memiliki sumbangan besar dan terpenting kukuhnya kemajuan suatu peradaban. Salah satu bukti pentingnya posisi keluarga tersebut, dapat kita daras dalam kitab suci al-quran, surat Al-Lukman. Di dalam surat ini tersurat kisah nasihat seorang ayah bernama Lukman kepada anak-anaknya.

Ada sembilan nasihat yang diberikan Lukman kepada anak-anaknya. Dari sembilan nasihat tersebut ada yang berdimensi spiritual-akidah (Ketuhanan), ada yang mengandung konsekuensi sosial kemasyarakatan ada pula yang bernilai perenungan personal. Sungguh, sebuah nasihat yang lengkap dan seyogianya dapat menjadi rujukan bagi kita, sebagai orang tua.

Apa saja, sembilan nasihat tersebut?

Continue reading

Pemanfaatan Internet dalam Gerakan Literasi Sekolah di SMP Taruna Bakti Kota Bandung

GLS_Tarbak
:: Agus M Irkham

Abstrak
Gerakan membaca tidak berada di ruang kedap udara. Sebaliknya, karena ia lahir dari masyarakat maka kehadirannya sangat berkaitan dengan perkembangan masyarakat pula. Oleh karenanya, gerakan literasi seyogianya mengadaptasi perubahan dan kecenderungan yang tengah berlangsung. Satu hal yang paling mengemuka adalah perkembangan internet, khususnya social media. Ada dua hal bentuk adaptasi yang dapat dilakukan. Pertama, yang bersifat wadah atau sarana. Kedua, bersifat substansi. Mengambil yang paling mendasar dari internet dan social media yaitu, partisipasif, dan penghargaan atau apresiasi terhadap individu.

Continue reading

Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan Forum TBM

POS

:: Agus M. Irkham

Data yang pernah dikemukakan oleh Perpustakaan Nasional berdasarkan permintaan ISBN, ada 30ribu judul buku baru pertahun. Tentu angka sebenarnya lebih besar lagi. Jika setiap judul dicetak 3ribu eksemplar maka ada 90 juta eksemplar buku yang beredar. Setiap menerbitkan buku, biasanya penerbit menambah 10 persen dari cetakan pertamanya untuk promosi dan donasi. Jadi per tahun minimal ada 9 juta eksemplar. Dari jumlah tersebut, taruhlah 3 persen saja yang digunakan untuk donasi maka, per tahun ada 270 ribu eksemplar. Atau perbulan ada sekitar 22.500 eksemplar buku yang dicadangkan untuk kebutuhan donasi.

Continue reading

Politik Perbukuan Kita

pameran

:: Agus M. Irkham

Awal Mei 2017 lalu, Presiden Joko Widodo mengundang puluhan pegiat budaya baca makan siang bersama di Istana Negara. Pertemuan tersebut sebagai bentuk dukungan simbolis pemerintah atas upaya yang dilakukan oleh para pegiat literasi secara individual maupun komunal guna mengatasi sulitnya masyarakat mengakses buku bacaan. Buah dari pertemuan itu, Presiden mengintruksikan PT. Pos Indonesia, menggratiskan biaya kirim buku ke perpustakaan dan taman bacaan di seluruh Indonesia tiap tanggal 17 pada setiap bulannya.

Continue reading

Lima Bagian di Rumah yang Wajib Ada Buku

rak_buku

:: Agus M. Irkham

Selain memberikan perlindungan secara fisik dan emosi kepada anak-anak, sebuah keluarga juga harus memiliki fungsi sebagai pustakan (perpustakaan). Rumah yang memiliki peran sebagai perpustakaan bermula dari satu kesadaran bahwa segala sumber pengetahuan seharusnya dibaca. Dengan membaca anak-anak diperkenalkan pada nilai keluhuran budaya yang berlaku, baik dari sisi konsep maupun sistemnya. Menjadi ajang utama bagi anak-anak menimba ilmu dalam menghadapi hidup serta mengamalkan cara bersosialisasi dalam norma-norma budi pekerti yang baku. Keluarga menjadi tempat gerakan literasi bermula.

Continue reading